
Patutnya kita memanggil seseorang dengan panggilan yang baik bukan? Betul, setuju Pak. Tapi, tidak selalu memanggil dengan bukan nama panggilannya itu buruk. Bisa jadi itu panggilan sayang, panggilan akrab, atau panggilan nama kecil misalnya.
Tantush, teman saya yang satu ini selalu tampak riang, sangat antusias saat bertemu seseorang. Kami bertemu 3.5 tahun lalu, sama-sama jadi trainee di Libya. Barangkali nama saya kurang lumrah untuk lidah arab, jadi dipanggillah saya Conan. Jika lama ndak bertemu, misal sepulang libur, dengan gaya khas riangnya Ia menyapa, “Oooo Conan”, dan saya pun membalas sapa, “Oooo Tantur”. Entah apa itu Tantur, tapi itu panggilan akrab saya padanya. Tidak terkesan buruk, tidak seperti memanggil Hei Botak, atau panggilan fisik lain. Jadi memanggil Tantur oke lah.
Panggilan akrab itu entah kapan lagi bisa saya dengar lagi. Buat Tantush alias Tantur, it’s been a good time with you here. Sure you’ll gain much better than before out there. Ramadhan kareem.
