RSS

Sulap

11 Aug

SulapSabtu-Minggu 8-9 Agustus lalu diadakan Selokan Art Fest di kawasan Selokan Mataram Klebengan. Salah satu acara di sela-sela tampilan band adalah Sulap. Penyulapnya tanpa pakaian hitam-hitam, dan turun langsung ke penonton.

Sedari awal, Mas Penyulap bilang ini perihal kecepatan tangan, bukan bimsalabim magic apalagi pake hipnotis. Setelah selesai nyulap kertas jadi 4 lembar 5o ribuan, giliran permainan kartu. Mumpung bisa melihat dari jarak dekat, saya mencoba memperhatikan seksama di spot lain, yang tidak diperhatikan orang umumnya. Memang cepat sekali jari tangannya, saya lihat kartu bisa nyungsep sembunyi ke sela-sela jari tangan kanannya. Sementara itu, umumnya penonton memperhatikan tangan kiri, tempat tumpukan kartu.

Setelah satu trik selesai, seorang mbak-mbak ngotot dari belakang dengan wajah sok tau sok pintar, “Saya lihat kartu yang 6-diamond (wajik) disembunyikan!”. Batin saya, kenapa si mbak itu harus gitu, menjadi hakim yang menentukan penyulap akan gagal atau berhasil, ketahuan atau tidak. Kenapa ndak melihat saja ini sebagai pertunjukan seni kecepatan tangan hiburan rakyat, dan menikmati Selokan Art Fest bersama pengunjung lain.

Apakah kita juga senang menjadi hakim? Jangan-jangan saya juga sudah menghakimi mbak-mbak itu dalam hati, hadoh.

 
Leave a comment

Posted by on August 11, 2009 in Peristiwa, Sekitar

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: