RSS

Could be Worse

31 Aug

Pernah berdoa sampai ndremimil tapi jawaban tak kunjung tiba? Atau sudah berusaha keras plus berdoa tapi hasil tidak sesuai yang diharapkan? Kalau bicara soal takdir, njenengan tentu punya definisi sendiri, dan ini bukan bicara soal takdir kok.

Teman saya, di sela-sela kalimatnya terselip penggalan ‘Could Be Worse’, beberapa saat setelah berkemas selesai ngerjakan sumur. Saya jadi berfikir, barangkali doa semalam telah menanggalkan hal-hal buruk lain yang semestinya terjadi. Satu yang tersisa dan terjadi adalah satu bagian elektronik dari alat yang saya jalankan tidak bekerja sempurna. Mungkin, dalam pikir saya, tanpa doa, yang terjadi akan lebih buruk. Could be Worse.

Janganlah berhenti berdoa, seperti halnya jangan berhenti beramal. Teman yang lain bilang amal itu nolak bala’ alias nolak keburukan. Tidak perlu berfikir dengan satu amalan -sedekah misalnya- lalu kita mendapat ganti yang lebih baik. Kebaikan atau imbalan itu kadang tidak terasa. Ambil contoh berperjalanan. Kita selamat sampai tujuan tanpa halangan. Kadang, kita merasa tidak ada yang spesial. Mungkin saja, sebetulnya awal keputusan alam menghendaki ada srempetan kecil, tapi karena doa dan amal kita, itu tidak pernah terjadi. Seolah tiada, tapi sejatinya ada.

 
Leave a comment

Posted by on August 31, 2009 in Renungan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: